Minggu, 18 Oktober 2026

Model Perkuliahan Mahasiswa dengan Presentasi: Seberapa Efektif?

Tahukah Anda bahwa model pembelajaran konvensional di perguruan tinggi, yang belakangan ini ramai dipersoalkan, bahkan oleh kalangan mahasiswa itu sendiri, telah menjadi kecaman serius dan tren yang krusial untuk direkonstruksi bersama. Alasan utama di balik masalah tersebut adalah keefektifan model pembelajaran konvensioal, seperti presentasi, penugasan dan semisalnya, yang dipandang sudah tidak relevan dan bahkan berdampak buruk bagi daya intelegensi, terutama minat belajar/kuliah mahasiswa itu sendiri, terlebih di era kecerdasan buatan (AI) hari ini. Di antara klaim yang beredar tersebut, bisa Anda perhatikan paragraf berikut ini.

“...skema perkuliahan ini harus segera dihapus. Di setiap pertemuan kita mendengarkan presentasi teman-teman. Tentu ini menurut saya tidak etis. Kita sebagai mahasiswa yang seharusnya mendapatkan ilmu dari dosen, malah mahasiswa lain yang menjelaskan ilmunya kepada kita. Padahal kita belum dapat konsep dasar ilmu yang mestinya disampaikan oleh dosen itu sendiri. Jika hanya mengandalkan mahasiswa yang presentasi, itu ibarat kata kita diarahkan oleh orang yang tidak terarah. Sehingga saya kira, percuma aja bayar UKT mahal-mahal kalau cuma denger ocehan temen presentasi, yang kadang isi dan jawaba diskusi nya mengandalkan AI.”

Sebenarnya klaim tersebut ada benarnya, namun jika kita kaji dengan pertimbagan keilmuan yang lebih mendalam, nyatanya model pembelajaran konvensional tersebut sebetulnya tidak serta-merta berdampak buruk terhadap daya intelegensi atau bahkan minat belajar mahasiswa, asalkan kita bisa menganalisis perlakukan model pembelajaran sesuai kebutuhan. Selengkapnya Anda bisa baca hasil mini riset kami yang berjudul, “Retrospeksi Model Pembelajaran Konvensional: Analisis Minat Belajar Mahasiswa Gen Z”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kedudukan Mahasiswa di Mata Negara

Tahukah Anda bahwa seorang mahasiswa mendapat posisi atau kedudukan yang luar biasa di mata negara. Sehingga, pada hakikatnya, mahasiswa buk...