Tahukah
Anda, bahwa budaya koruptif yang salah satu bentuknya adalah perilaku
gratifikasi atau pemberian hadiah secara tidak sah, merupakan tindakan pelanggaran hukum dan kode etik? Yuk, kita stop
gratifikasi ini karena sangat mendegradasi reputasi perguruan tinggi secara
umum. Kemendiktisaintek telah menerbitkan surat edaran yang melarang pemberian
hadiah tersebut yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 108/B/SE/2017 Tentang Larangan Menerima Hadiah
ANDRI IRAWAN
Minggu, 05 Juli 2026
Larangan Gratifikasi di Perguruan Tinggi
Jumat, 03 Juli 2026
Regulasi Tentang Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusif, Kurikulum Berbasis Cinta dan Moderasi Beragama
Beberapa isu penting dalam wacana keilmuan, yang kini telah terwujud dalam konteks regulasi formal, antara lain adalah pendidikan karakter, pendidikan inklusif, kurikulum berbasis cinta dan moderasi beragama. Berikut daftar regulasinya.
Pendidikan Karakter (diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter)
Pendidikan Inklusif (diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor 48 Tahun 2023 Tentang Akomodasi Yang Layak Untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas Pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Formal, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Dan Pendidikan Tinggi)
Kurikulum Berbasis Cinta (diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6077 Tahun 2025 Tentang Panduan Kurikulum Berbasis Cinta)
Moderasi Beragama (diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2023 Tentang Penguatan Moderasi Beragama)
Semoga bermanfaat!
Sabtu, 06 Juni 2026
Perbedaan antara "Hasil" dan "Temuan" dalam Penelitian
Istilah hasil dan
temuan memang sudah menjadi perbincangan yang familiar dalam dunia kepenulisan
ilmiah, terutama tulisan yang akan dipublikasi di jurnal. Namun, pernahkan kita
bertanya, apakah kedua istilah tersebut memiliki arah makna yang sama, atau sekadar
perbedaan redaksi tanpa makna yang berarti? Hal ini sesungguhnya telah
dipersoalkan dalam realitas kehidupan masyarakat akademis. Dilansir dari Mudjia Rahardjo (2023) pada sebuah ujian/sidang mahasiswa S3, hal serupa pernah menjadi sebuah persoalan
yang muncul pada saat ada seorang penguji yang menanyakan tentang temuan dan
hasil penelitian kepada promovendus dengan pertanyaan, “Apa temuan dan hasil
penelitian saudara?” Dan yang terjadi, promovendus tampak kedodoran dan gugup.
Dari kejadian tersebut kita berpikir ternyata hal yang seakan terlihat sepele,
namun menjadi bahan diskusi penting, bahkan sekelas sidang doktor sekalipun.
Oleh karena itu, mencari kebenaran untuk mengetahui persamaan atau pun
perbedaan antara hasil dan temuan menarik untuk ditelusuri.
Ada yang mengatakan bahwa, tidak ada perbedaan yang nyata antara
istilah keduanya (temuan dan hasil). Istilah "hasil" lebih banyak digunakan dalam studi kuantitatif. Sedangkan "temuan", tampaknya lebih banyak
digunakan untuk studi kualitatif. Misalnya saja dalam studi perilaku, kita dapat mengatakan, ditemukan bahwa ketika
para eksekutif layanan berupaya membangun hubungan baik dengan pelanggan, hal
itu menghasilkan pembelian sebanyak 72% dibanding dengan 38% ketika tidak ada
hubungan baik yang dibangun. Sebagai catatan tambahan, terdapat banyak
istilah dalam penelitian yang memiliki perbedaan tipis antara keduanya. Namun, pada
situasi dunia nyata, istilah-istilah tersebut digunakan secara bergantian dan
perbedaannya lebih bersifat akademis (
Terlepas dari perbedaan pandangan, dalam konteks
penelitian atau pelaporan, istilah hasil (result) dan temuan (finding)
memang memberikan sebuah kesan perbedaan antar keduanya. Terutama jika kita
sering membaca atau melihat struktur model penulisan di artikel-artikel jurnal
terindeks Scopus. Sehingga dapat dimaknai bahwa dalam konteks metodologi
penelitian, keduanya dipahami secara berbeda. Hasil adalah data mentah atau
angka yang diperoleh langsung dari instrumen penelitian, sedangkan temuan
adalah interpretasi, wawasan (insight), atau makna dari hasil tersebut. Penulis
juga menelaah sumber-sumber dari internet yang juga menerangkan perbedaan kedua
istilah tersebut secara jelas.
|
Aspek |
Hasil |
Temuan |
|
Definisi |
Data mentah yang disajikan apa adanya tanpa
interpretasi (tafsiran). |
Arti, pemaknaan, atau jawaban dari rumusan masalah
yang ditarik dari suatu hasil. |
|
Bentuk |
Angka statistik, grafik, tabel, atau transkrip
wawancara mentah. |
Simpulan utama, pola, atau wawasan baru yang
menjawab tujuan penelitian. |
|
Pendekatan |
Lebih sering digunakan dalam penelitian kuantitatif. |
Lebih sering ditekankan dalam penelitian kualitatif. |
|
Fungsi |
Menyajikan fakta dari eksperimen atau instrumen. |
Menganalisis fakta tersebut dan menghubungkannya
dengan teori. |
Contoh Sederhana:
1.
Hasil:
Skor rata-rata peserta didik yang menggunakan model pembelajaran X naik sebesar
20% dibandingkan model pembelajaran Y.
2.
Temuan:
Model pembelajaran X terbukti lebih efektif meningkatkan keterampilan
komunikasi peserta didik daripada model pembelajaran Y.
Sehingga menurut hemat saya, kedua
istilah tersebut, khususnya dalam konteks penelitian memiliki arti yang
berbeda. Maka dapat disimpulkan bahwa, hasil adalah data mentah (dari
observasi, wawancara, angket dan sebagainya) apa adanya. Sedangkan temuan adalah
makna dari hasil yang telah diperoleh tersebut setelah dilakukan analisis dan
pertimbangan ilmiah (pengambilan simpulan atau keputusan).
Referensi:
Editage Insights dalam https://www.editage.com/insights/what-is-the-difference-between-findings-and-results
Mudjia Rahardjo - Antara Temuan dan
Hasil dalam Penelitian: Menuju Karya Ilmiah Berkualitas dalam https://www.bilsonsimamora.com/antara-temuan-dan-hasil-dalam-penelitian-menuju-karya-ilmiah-berkualitas/
Muziwandile Qiniso Luthuli - Why are
quantitative results not referred to as findings but rather as results? dalam https://www.researchgate.net/post/Why_are_quantitative_results_not_referred_to_as_findings_but_rather_as_results
Larangan Gratifikasi di Perguruan Tinggi
Tahukah Anda, bahwa budaya koruptif yang salah satu bentuknya adalah perilaku gratifikasi atau pemberian hadiah secara tidak sah, merupakan ...
-
Potret Ahmad Tafsir - Source: Unknown Prof. Dr. Ahmad Tafsir, M.A., atau Ahmad Tafsir adalah seorang pakar dalam bidang pendidikan, terutama...
-
Istilah hasil dan temuan memang sudah menjadi perbincangan yang familiar dalam dunia kepenulisan ilmiah, terutama tulisan yang akan dipublik...
-
Belakangan ini, media sosial sedang diramaikan oleh pemberitaan mengenai kebijakan pemerintah melalui Kemendikti terkait wacana penutupan se...