Selasa, 07 Juli 2026

Peta Demografi Generasi (1883-2039)

Generasi yang Hilang (1883-1900)

Generasi yang Hilang, generasi tersesat, generasi tercecer atau yang dalam bahasa Inggris disebut lost generation adalah kelompok generasi sosial yang mencapai masa dewasa awal pada Perang Dunia I. Istilah tersebut juga biasanya dipakai untuk menyebut sekelompok penulis ekspatriat Amerika Serikat yang tinggal di Paris pada 1920an. Mereka lahir antara tahun 1883 hingga 1900. Gertrude Stein mencetuskan istilah tersebut, dan kemudian dipopulerkan oleh Ernest Hemingway yang memakai istilah tersebut dalam epigraf untuk novel tahun 1926 buatannya yang berjudul The Sun Also Rises: “Kamu semua adalah generasi yang hilang”.

Generasi Terhebat (1901-1927)

Generasi Terhebat, juga dikenal sebagai Generasi GI dan Generasi Perang Dunia II, adalah kelompok demografis setelah Generasi yang Hilang, sebelum Generasi Bungkam. Generasi ini umumnya didefinisikan sebagai orang yang lahir antara tahun 1901 hingga 1927. Mereka dibentuk depresi besar dan merupakan generasi utama yang membentuk pasukan yang direkrut dalam Perang Dunia II. Penggunaan awal istilah Generasi Terhebat terjadi pada tahun 1953 oleh Jenderal Angkatan Darat AS, James van Fleet, yang baru saja pensiun setelah bertugas di Perang Dunia II dan memimpin Angkatan Darat Kedelapan dalam Perang Korea.

Generasi Bungkam (1928-1945)

Generasi Bungkam, yang lahir antara tahun 1928 dan 1945. Mereka adalah generasi yang masih anak-anak atau remaja selama masa Perang Dunia II. Mereka memiliki sebuah pengaruh yang tak terbantahkan pada masyarakat kita. Generasi Bungkam ini tumbuh di era rekonstruksi dan pilarisasi, mereka memiliki rasa kolektivitas yang kuat. Nilai-nilai khas mereka seperti kerja keras, hemat, dan pengabdian pada keluarga dibentuk selama periode yang ditandai konflik global dan ketidakpastian ekonomi. Pendapat dan perilaku mereka dibentuk oleh norma dan nilai yang mereka warisi dari rumah mereka. Mereka dikenal karena kesederhanaan, rasa tanggung jawab, dan kemampuan untuk merasa puas dengan sedikit. Ciri-ciri ini sering dianggap bertentangan dengan budaya kelimpahan dan ekspresi diri masa kini.

Generasi Baby Boomers (1946-1964)

Generasi Baby Boomers adalah kelompok demografis yang didahului oleh Generasi Bungkam dan diikuti oleh Generasi X. Generasi ini sering didefinisikan sebagai orang yang lahir antara tahun 1946 hingga 1964. Tahun-tahun tersebut mencakup ledakan kelahiran pertengahan abad 20 yang terjadi setelah berakhirnya Perang Dunia II. Tanggal, konteks demografis, dan identitas budaya dapat bervariasi menurut negara. Sebagian besar dari boomer adalah orang tua dari Generasi X dan Milenial.

Generasi X (1965-1980)

Generasi X adalah kelompok demografi menyusul Baby Boomers dan mendahului milenial. Para peneliti dan media populer memakai awal sampai pertengahan 1960an sebagai permulaan tahun kelahiran dan akhir 1970an sampai awal 1980an sebagai akhir tahun kelahiran, dengan generasi tersebut umum diartikan sebagai orang-orang yang lahir dari tahun 1965 sampai 1980. Kebanyakan orang Generasi X merupakan anak dari Generasi Bungkam dan boomer awal; orang-orang Generasi X juga sering kali merupakan orangtua dari kelompok Generasi Milenial dan Generasi Z.

Generasi Milenial (1981-1996)

Milenial adalah kelompok demografi setelah Generasi X dan mendahului Generasi Z. Para peneliti dan media populer menggunakan awal 1980-an sebagai tahun kelahiran awal dan pertengahan 1990an sebagai tahun kelahiran akhir dengan mayoritas generasi ini biasanya didefinisikan sebagai orang yang lahir dari tahun 1981 hingga 1996. Rentang ini tidak didefinisikan secara tepat dan dapat bervariasi tergantung pada sumbernya dan di negara mana definisi itu ditetapkan. Generasi Milenial di Indonesia adalah orang-orang yang lahir mulai tahun 1981 sampai 1996 dengan populasi terbanyak setelah Generasi Z.

Generasi Z (1997-2012)

Generasi Z atau Generasi Digital, sering disingkat menjadi Gen Z dan dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai Zoomers. Sebagian besar anggota Gen Z adalah anak-anak dari generasi Baby Boomers yang lebih muda, Generasi X dan Generasi Milenial. Para peneliti dan media populer menggunakan pertengahan hingga akhir tahun 1990an sebagai tahun awal kelahiran dan awal tahun 2010an sebagai tahun akhir kelahiran anak Gen Z, dengan generasi yang paling sering didefinisikan sebagai orang yang lahir dari tahun 1997 hingga 2012. Hal tersebut memungkinkan adanya perbedaan di setiap wilayah atau negara atas pengklasifikasian rentang usia masing-masing generasi.

Generasi Alpha (2013-2024)

Generasi Alfa adalah kelompok demografi setelah Generasi Z. Gen Alfa di Indonesia adalah orang-orang yang lahir mulai tahun 2013 hingga 2024. Rentang tahun ini tidak didefinisikan secara tepat dan dapat bervariasi tergantung pada sumbernya dan di negara mana definisi itu ditetapkan yang telah diklasifikasikan oleh lembaga resmi setempat yang mengurusi hal ini.

Generasi Beta (2025-2039)

Generasi Beta merupakan kelanjutan dari Generasi Alpha yang lahir pada 2025 hingga 2039. Hal ini memungkinkan adanya perbedaan di setiap wilayah atau negara atas pengklasifikasian rentang tahun lahir pada generasi ini. Generasi Beta diperkirakan akan menjadi generasi pertama yang benar-benar tumbuh dengan teknologi berbasis AI pada segala aspek kehidupan. Mulai dari pendidikan berbasis personalisasi AI, rumah pintar, hingga interaksi sosial yang semakin didominasi oleh platform digital.

Daftar Referensi

Wikipedia: Ensiklopedia Bebas dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Generasi_yang_Hilang

Wikipedia: Ensiklopedia Bebas dalam https://en.wikipedia.org/wiki/Greatest_Generation   

Six Fingers dalam https://sixfingers.com/themes/generations/the-silent-generation/   

Wikipedia: Ensiklopedia Bebas dalam https://en.wikipedia.org/wiki/Baby_boomers

Wikipedia: Ensiklopedia Bebas dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Generasi_X

Wikipedia: Ensiklopedia Bebas dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Milenial

Wikipedia: Ensiklopedia Bebas dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Generasi_Z

Wikipedia: Ensiklopedia Bebas dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Generasi_Alfa

Wikipedia: Ensiklopedia Bebas dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Generasi_Beta

 


Minggu, 05 Juli 2026

Larangan Gratifikasi di Perguruan Tinggi

Tahukah Anda, bahwa budaya koruptif yang salah satu bentuknya adalah perilaku gratifikasi atau pemberian hadiah secara tidak sah, merupakan tindakan pelanggaran hukum dan kode etik? Yuk, kita stop gratifikasi ini karena sangat mendegradasi reputasi perguruan tinggi secara umum. Kemendiktisaintek telah menerbitkan surat edaran yang melarang pemberian hadiah tersebut yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 108/B/SE/2017 Tentang Larangan Menerima Hadiah




Peta Demografi Generasi (1883-2039)

Generasi yang Hilang (1883-1900) Generasi yang Hilang, generasi tersesat, generasi tercecer atau yang dalam bahasa Inggris disebut lost ge...