Senin, 10 Agustus 2026

Perubahan: Antara Inkonsistensi dan Dinamika Hidup

Ada seseorang berinisial SS mempersoalkan pernyataan RH yang dinilai tidak konsisten atau sering berubah, bahkan apa yang dikatakan sering dibantah oleh dirinya sendiri. Kemudian datanglah NV yang menjawab pendapat SS, lalu dia bilang ilmu itu berkembang terus ya, banyak bermunculan hipotesis ini dan itu. Ini kan baru datang dari satu orang, data dari orang lainnya belum.

Mari kita sedikit analisis... Pada kasus di atas, esensi yang bisa saya tangkap secara sederhana adalah adanya bantahan seseorang terhadap pernyataan yang menurutnya inkonsistensi. Kita mengetahui bahwa dalam konteks keilmuan, inkonsistensi atau plin plan-nya seseorang saat membicarakan sesuatu dinilai sebagai argumentasi yang lemah dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Secara umum, saya kira, orang-orang akan setuju. Namun, secara kasuistik, justru "inkonsistensi" ini adalah representasi dari dinamika perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat pesat sekali dalam kehidupan ini. Oleh karena itu saya sependapat dengan bantahan NV terhadap SS, yang mengatakan bahwa "ilmu berkembang terus...".

Perkembangan ilmu yang terjadi atas segala dinamika perubahan adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Sehingga tidak berlebihan jika ada yang mengatakan bahwa "tidak ada yang berubah di dunia ini kecuali perubahan, ia akan tetap dengan jati dirinya yaitu selalu berubah (dinamis)". Oleh karena itu jika ada sebuah "inkonsistensi" yang didapati dalam sebuah fenomena kehidupan, jika dilihat dari konteks keilmuan, belum tentu itu merupakan kekeliruan (plin plan), melainkan bagian dari sebuah proses kehidupan yang secara alamiah selalu berubah. Berdasarkan hal tersebut, kita sebagai masyarakat akademis dituntut bijak dalam menilai sesuatu, tidak boleh mudah menyalahkan orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perubahan: Antara Inkonsistensi dan Dinamika Hidup

Ada seseorang berinisial SS mempersoalkan pernyataan RH yang dinilai tidak konsisten atau sering berubah, bahkan apa yang dikatakan sering d...